Gornergrat – Zermatt, Menerawang Exotisme Jajaran Pegunungan Alpen

11 Oct

Enggak kerasa udah 3 bulan lebih satu minggu tinggal di Swiss.  Beberapa tempat udah aku kunjungi dari mulai kota, sungai,danau,gunung. Semuanya selalu membuat aku tercengang dari cara mereka menata pariwisata mereka. Bahkan kalo aku bilang everyplace is tourism destination. Indah banget negara Swiss ini. Swiss memang salah satu negara tujuan pariwisata seh. Aku inget betul, waktu awal awal dateng kesini, waktu itu lagi summer, banyak mobil dari luar swiss (liat dari platnya) dateng ke Swiss untuk berlibur. Bahkan di hari terakhir liburan musim panas antrian kendaraan ditunnel perbatasan bisa berbelas-belas kilometer karena pada pulang bersamaan, malahan aku denger di radio macet sampe 7 jam.

Emang kagak pernah ada matinye kalo ngomongin soal Swiss (neh kenapa miring terus tulisannya, udah balik lagi!!!!). Tapi kalo blom ke Alpen, kayaknya rudi, eh rugi juga rasanya ke Swiss. hehhee..secara gtu loh (halah norak banget bahasanya yak)…Swiss selalu terkenal dengan jajaran puncak Alpennya. Nah setelah sebelumnya daku mengunjungi Saint Bernard, sekarang alhamdulillah aku berkesempatan untuk melongok salah satu puncak Alpen yang melegenda, Matterhorn. Gak tau yah, ya udah search aja dulu di google kalo mau lebih jelas. Puncak Matterhorn adalah salahsatu pucak yang terkenal di Switzerland setelah Jungfrau. Matterhorn ini sangat terkenal karena biasa digunakan dalam beberapa kemasan cokelat, salah satu yang mungkin terkenal di Indonesia adalah TOBLERONE, nah di Toblerone itu ada siluet puncak gunung Alpen, nah itu dia Puncak Matterhorn. (pasti pada bilang Owww..itu tohh). Kayaknya bakalan lebih seru kalo aku cerita dari mulai awal berangkat aja kali yah…

Jadi kita berangkat berlima dari Fribourg naek kereta. Fritz,Fritz,Markus,Firuz sama daku (Fritznya emang ada dua, itu bukan salah ketik). Untungnya juga karena kita dapet beli Tageskarten (tiket seharian mau kemana aja bebas) dari Gemainde (village) dengan harga cuma 30 Franken (liat sendiri di Kurs rupiahnya yah). PIlihannya emang lebih enak naek kereta, pertama karena gak buang tenaga untuk nyetir, kedua ongkos bensin lebih mahal dari 30 Franken, ketiga di Zermatt, desa tujuan kita ini gak boleh ada mobil yang masuk. jadi kita harus parkir satu desa sebelum Zermatt. Dari stasiun Gummenen kita berangkat ke Bern jam setengah 8, dari Bern kita lanjut lagi ke Visp naek Inter Regio. sesampainya di Visp kita naek kereta khusus yang ke arah Zermatt. Sepanjang perjalanan ke Zermatt kami disuguhi pemandangan yang luar biasa pegunungan, dan keindahan dataran tinggi yang selalu saja dihiasi binatang ternak dan hijaunya alam Swiss. Setelah kurang lebih naek kereta selama 1 jam, akhirnya sampai juga kita di Zermatt. Zermatt memang desa yang cukup terkenal di seantero Eropa, gara-gara dikunjungi pertama kali oleh seorang glacier explorer bernama professor james david Forbes dari Scotland pada tahun 1842. Sejak itu dari mulai Zermatt sampai ke Gorgergrat, menjadi tujuan wisata yang gak pernah sepi dari pengunjung.

Sesampainya di Zermatt, bener ternyata; bahwa semua kendaraan disini hanya kendaraan elektrik dan kuda aja, kecuali kendaraan polisi sama pemadam kebakaran yang pake bahan bakar minyak. Hal ini memang sengaja diberlakukan agar tetap menjaga Zermatt dari polusi karena kendaraan. Nah dari Zermatt, kami haru masih naek kereta lagi ke gornegrat, itu berarti naek kereta ke atas gunung yang kemiringannya..hmm berapa yah, salut deh sama orang orang sini. sekali lagi mereka memang menata infrastruktur pariwisatanya sangat hebat. perjalanan dari Zermatt ke Gornegrat memakan waktu kurang lebih 30 menit, bisa ditebak, sepanjang perjalanan kami sudah bisa melihat jajaran pegunungan Alpen yang begitu menakjubkan, aku sendiri gak hafal namanya apa aja, hehehehe..

me and firuz

Gornegrat adalah tempat terakhir yang bisa dicapai oleh kereta dari Zermatt. Gornegrat berada di ketinggian 10210 kaki. dari sini kita bisa melihat beberapa jajaran pegunungan Alpen yang sangat menakjubkan. Pertama kali turun dari kereta, kita langsung bisa melihat pucak Matterhorn dengan jelas. Tapi kali ini karena perjalanan hanya satu hari saja, jadi gak ada deh tuh acara ke puncak Matterhorn segala…hehehe, selain itu ada  titik tertinggi dari Swiss disini yang dinamalan Dufourspitze. Seperti yang aku udah bilang sebelumnya, puncak Matterhorn ini sangat terkenal karena dijadikan logo dari beberapa kemasan cokelat yang diproduksi dari Swiss. Setiap tahunnya juga banyak CLimber -climber dunia yang mencoba mendaki puncak matterhorn ini. Selain itu di Gornergrat, banyak para pemain ski yang latihan dan tiap tahunnya diadakan kejuaraan ski disini.

Matterhorn

karena perjalanan yang cukup panjang dari rumah ke Gornergrat akhirnya kita makan siang dipuncak sini. Di Gorgergrat ini ada sebuah hotel dan rumah makan yang sangat nyaman, gak bakalan kelaperan walaupun berada di ketinggian 10ribu kaki, hehehe…. disajikan secara prasmanan alias self service..tapi yang bikin lebih kaget lagi pas ada tulisan..sambal oelek.. wakakak, sekedar info aja..sambel oelek ini emang cukup terkenal di Eropa, dan kebanyakan dibawa dari belanda..tapi anehnya malahan juga kebanyakan sambel oelek malah diimport dari thailand kalo disini..hehehe, ya sudahlah pokoknya setelah kenyang, kita memulai lagi untuk melihat lihat sekeliling…gak ada bosen bosennya emang melihat karya agung ciptaan Tuhan ini… aku sangat bersyukur sekali bisa dikasih kesempatan melihat hal hal indah seperti ini…

me and Matterhorn

setelah puas foto foto, akhirnya kita turun lagi ke Zermatt disana sempet jalan jalan dulu, Jalan disana memang diperuntukkan untuk turis, karena tidak adak kendaraan kecuali mobil elektrik yang tidak terlalu besar, jadi kita berjalan semau kita di tengah jalan, paling di klaksonin aja klo ada yang mau lewat…ada beberapa souvenir yang bisa kamu beli dsini, tapi berhubung aku gak bawa duit (gak punya deng, wekekeke) ya udah cuma liat liat aja..

other Alpen

Dufourspitze

Alpen

Schwarzsee

Photobucket

more pictures please go to my photobucket

10 Responses to “Gornergrat – Zermatt, Menerawang Exotisme Jajaran Pegunungan Alpen”

  1. masboed 11 October 2008 at 5:05 605b #

    wowwww keureeennn…..
    pa kabar rud?
    lagi vacation or study di swiss?

    salam
    masboed

  2. idur 11 October 2008 at 5:07 607b #

    baek mas boed .. lagi kerja sambil studi sambil vacation..nah loh..gtu deh..pa kabar mas boed? jadi pindah ke bekasinya, banjir gak?.wekekekek

  3. si pemimpi 12 October 2008 at 11:06 006b #

    wik, keren rek…. kirim ke kompas rud. lembar “kehidupan” minggu bisa nampung ini😀

  4. Ary 13 October 2008 at 6:20 120b #

    whuuuahhhhhh keren banget rud……..
    kapan yak bisa kesana hehe…😀

  5. imma 16 October 2008 at 8:52 452b #

    Rudi….waduh, kalau kebetulan sdg mengajar Thema Zermatt, aku akan panggil kau ya….aku akan tunjukkan foto2 mu dah…. Ehrlich gesagt, ich kenne die Schweiz überhaupt nicht… danke für deine schönen Fotos….
    Geniess deine Zeit im Ausland
    Zum 1. Mal lese ich deinen Blog, schön!!
    imma

  6. idur 16 October 2008 at 10:31 431b #

    wakakak, siap bu … asal ceritanya jangan pake bahasa Jerman, amburadul ntar …wakakakak

    Danke viel mal Imma, für deine besucht …
    Bitte Komm hier wieder …

    Bis bald wieder

  7. bambang 19 November 2008 at 4:15 315b #

    full time tourist and part time student…🙂 :))
    gitu kan Rud……

    ngiri aku Bang Rudi….

  8. nincruut 9 March 2009 at 8:28 128b #

    it’s wonderfull….

    pengin deh kesana…

    wah karunia tuhan ga da habisnya!!!

  9. faslun mutamar el salam 5 November 2009 at 3:55 455b #

    cuy,,,

    w pengen jalan2 kaya kalian.
    laen kali aku di ajakin kesono c (PD)
    😉

  10. fauziah 3 May 2010 at 11:22 122b #

    indahx karunia tuhan……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: