Swiss dan Tembakau

5 Oct

Tembakau merupakan salah satu komoditas yang saat ini sedang ramai dibicarakan. Komoditas ini selalu saja menjadi kontroversial terutama jika dikaitkan dengan dunia kesehatan. Tapi terlepas dari itu semua, tembakau sebagai salah satu komoditi pertanian menjadi salah satu andalan pemasukan petani di Swiss. Sejak beberapa tahun lalu di Swiss, Parlemen mengadakan pembahasan ulang terhadap tanaman tembakau di Swiss, apakah bisa diteruskan atau dikurangi, atau bahkan mungkin ditiadakan. Namun berita terakhir yang saya tahu, Parlemen Swiss memutuskan bahwa pertanian tembaku di swiss boleh dilanjutkan kembali. Saya bisa mengerti keresahan para petani tembakau disini, karena sebagian besar penghasilan mereka berasal dari pendapatan tanaman tembakau mereka (sekitar 30-50%).

Tembakau telah ditanam di Swiss sekitar lebih dari 300 tahun yang lalu. Catatan pertama tentang adanya lahan tembakau ditemukan pada tahun 1680 di daerah Basel dan beberapa tahun kemudian di Kanton Tessin. Selama Perang dunia II, produksi tembakau lokal menjadi sangat penting, karena tidak ada impor dari negara luar Swiss. Dari tahun 1930 – 1946 lahan yang ditanami tembakau meningkat dari 780 Ha menjadi 1450 Ha. Setelah Perang, Lahan tersebut menurun lagi secara terus menerus. Pada tahun 2007 hanya 520 Ha yang tumbuh, utamanya pada pertanian keluarga dengan rata rata per petani memiliki 2 Ha. Lahan utama dari pertanian tembakau Swiss berada di area-area dimana penduduknya Berbahasa Perancis (90%). Kira- kira 80 % darilahan tersebut ditanami tembakau Burley dan 20% lainnya dengan tembakau flue-cured (virginia).

Produksi Tembakau di Swiss di koordinasi oleh Federal Custom Authority bukan oleh Federal Office of Agriculture seperti produk pertanian lainnya. Badan Federal mengatur industry manufaktur untuk pembelian komoditi tembakau maksimum 1000 Ha (berdasarkan undang undang tentang Perpajakan tembakau 641.311, pasal 27 dan 28). Berdasarkan konvensi terbaru natara SOTA (Lembaga Kerjasama Pembelian Tembakau Swiss) dengan SwissTabac (Federasi Petani tembakau Swiss) yang ditandatangani pada tahun 2003, lahan dan kuantitas lahan untuk tembakau Burley dan Virginia ditentukan setiap tahunnya.

Badan Federal menentukan harga tembakau berdasarkan tipe dan kualitasnya, juga biaya untuk pemrosesan tembakau. Ada tiga kebijakan yang mengatur tentang produksi tembakau, termasuk support fund dan prevention fund buat petani. Tiga kebijakan itu antara lain adalah:

  1. Keputusan tentang Perpajakan Tembakau 641.311, pasal 21-25, mengatur tentang modalitas untuk pembelian tembakau. Diartikan komisi pembelian terdiri dari 2 orang ahli dari industri dan 2 orang ahli dari petani. Pada tahun 2005 SOTA dan SwissTabac setuju untuk hanya menempatkan satu orang ahli dari bidang industri yang setara dengan dua suara. Komisi ini menilai kualitas dari tembakau (3 kelas)
  2. Keputusan mengenai Produksi dan Harga pembelian 916.116.4 mengatur tentang harga yang harus dibayarkan kepada petani (5,50 – 17,40 Frank/kg) dan mereka dibayar oleh industri (1,00-4,50 Frank/Kg). Perbedaan antara harga petani dan yang dibayarkan oleh industri adalah biaya yang diberikan oleh diindustri diperuntukkan untuk dana pengembangan tembakau nasional.
  3. Keputusan tahun 1995 tentang Dukungan untuk Harga Petani. Dikelola oleh SOTA dan diawasi oleh Federal Custom Authority. Didanai oleh 2,6 sen dari tiap pak (20 batang rokok) yang terjual di Swiss dan pembelian tembakau oleh industri. Sejak oktober 2003, 2, 6 sen dari penjualan per pak (20 batang rokok) juga diperuntukkan untuk dana kampanye anti merokok (dibawah control Swiss Federal Office of Public Health). Terkesan aneh yah?? Tapi begitulah kompensasi yang mereka berikan, patut ditiru oleh banyak negara didunia.

Petani tembakau sebenarnya mendapatkan 80% pembayarannya satu bulan setelah dia mengirimkan tembakaunya ke SOTA, dan akan mendapatkan 20% dari sisa pada saat musim pembelian berakhir. Jika terjadi suatu hal, (misalnya penjualan rokok yang menurut tajam dan terlalu banyak tembakau) dan keuangan tidak mencukupi untuk membayar petani, cara pembayaran bisa berubah, dan jika diperlukan pengurangan harga sangat dimungkinkan.

Sejak musim tanam 2007, SwissTabac dan SOTA telah memulai system control yang ketat terhadap residu pestisida pada semua tembakau yang dikirim oleh petani; untuk menghindari kelebihan residu sesuai MRL (Maximum Residue Level) atau residu dari pestisida yang tidak terdaftar.

(as explained by Alber Gernot, Secretary General of SOTA)

2 Responses to “Swiss dan Tembakau”

  1. ijo2royo 28 January 2009 at 1:11 311b #

    lam kenal aja mas….

  2. ijo2royo 28 January 2009 at 1:14 314b #

    bagi 2 ilmu di ijo2royo.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: