Kuliah atau Organisasi?

10 Sep

“Kuliah atau Organisasi ?”

Mungkin itu pertanyaan yang paling banyak diajukan ketika kita keliatan aktif di organisasi. pertanyaan yang bikin cengar-cengir sendiri, tiap kali pertanyaan itu dilontarkan oleh kawan-kawan gw. terus terang sebagian besar hidup gw di kampus gw abisin di dunia organisasi (ceileh kesannya kayak apaan aja!)

ada juga semboyan “belum bisa disebut aktivis kalo loe IPnya gak dibawah 2,5 atau lulusnya gak 7 tahun”, (eh busyet dah serem amat yak)…tapi itu emang kenyataan yang terjadi dulu (sekarang jarang). Nah, tulisan ini gw buat sebenernya buat iseng-iseng kalo-kalo ada yang tanya tentang masalah kayak gini lagi.

well, gw sebenernya gak pengen milih harus kuliah atau organisasi, karena menurut gw justru bukan itu pilihannya. Life is not series, but parallel. banyak hal dalam hidup kita yang kita lakukan secara bersamaan. contohnya, sekarang pas gw lagi posting ini, gw juga sambil dengerin musik, dan sambil liat-liat hape (siapa tau ada yang kangen malem-malem gini, wekekek), dan juga sambil main-mainin kaki gw ngikutin irama musik yang lagi gw dengerin. So, what is mean. It’s mean you can do your study while you an activist.

Oke, kalo masalah itu mungkinlah, tapi tetep aja kita gak bisa menjalankan dua-duanya dengan baik secara bersamaan? ah kata siapa, bisa kok. Makanya jangan membagi sesuatu itu dengan porsi-porsi yang kuantitatif normatif. jangan ngitung 50% kuliah 50% organisasi, kalo mau itung 100% kuliah 100% organisasi, nah beres.

Pertanyaan selanjutnya yang sering diajukan ke gw adalah gimana manajemen waktunya? gw bilang, gampang .. bikin aja jadwal, tentuin skala prioritas (bisa pake kuadran berdasarkan “penting mendesak”) dan sekali lagi itu juga jadi relatif, tiap orang bakalan beda. Nah, makanya ada hal yang selalu gw tekanin sama junior-junior gw yang baru masuk organisasi. “bro,sis nimbrung di organisasi itu gak enak secara normatif, karena lo bakalan bla..bla..bla, so ada satu hal yang harus loe mulai rethinking adalah ngapain tujuan loe ikut organisasi?”

Kalo gw justru berpikiran manajemen waktu itu gak susah-susah amat, karena loe tinggal atur jadwal aja kan (walaupun kalo lo gak biasa itu susah). Semua orang didunia ini sama-sama punya waktu 24 jam sehari. Tapi kenapa dengan kesamaan waktu yang dimiliki itu kita beda-beda jadinya. it’s because about how productive you are! Tapi inget juga,Thomas Alva Edison pernah bilang “Being busy does not always mean real work. The object of all work is production or accomplishment and to either of these ends there must be forethought, system, planning, intelligence, and honest purpose, as well as perspiration. Seeming to do is not doing”. Karena kita sering merasa sibuk, tapi ternyata kesibukan itu tidak membuahkan hasil apa-apa kecuali capek. jadi prinsipnya adalah produktivitas. the simple question is what i have done today and what i have got today?.

Justru sebenernya gw malah lebih nyaranin orang-orang untuk memenej pikirannya. supaya waktu yang kita miliki bener-bener bisa dimanfaatkan dengan baik. karena, jujur aja pikiran kita sering ngelantur kemana-mana ketika kita berada dalam satu proporsi aktivitas lain. Menurut gw ini lebih efektif.

Prinsip dari kesemua hal diatas sebenernya adalah elasticity. Karena hidup itu dinamis, jangan menjadi seorang yang kaku dan uncompromized. aturlah semua bagian dalam kehidupan kita dengan menyisipkan sifat kemanusiaan kita yang unperfect. tapi jangan jadikan itu sebagai kambing hitam juga atas tiap keruwetan yang terjadi dalam diri kita. Terimalah kritik seperti kripik, walaupun kadang pedes, tapi tetep enak kok, hehehehe…

Jadi, gw bisa rangkum gini deh :

    1. Lurusin Niat, kalo loe ikut organisasi cuma karena ikut-ikutan ato ngejar cewek (kasian banget lo gak laku yah :p), mendingan dari awal gak usah, ketimbang nyusahin loe sendiri plus nyusahin orang sekampung gara-gara loe tiba-tiba ilang dari organisasi.
    2. Bikin visi dan misi pribadi yang jelas, ngapain loe kuliah? ngapain loe ikut organisasi? jadi, kalo suatu saat loe udah mulai tewur alias ruwet yah loe inget-inget aja deh tuh visi dan misi loe dulu. ini sangat penting, supaya lo punya tujuan yang jelas dan dengan begitu bisa produktif.
    3. Atur jadwal kapan lo harus kuliah, kapan lo harus praktikum, kapan lo harus rapat, kapan lo harus refreshing. dan semua itu yang tau cuma lo sendiri kan (masak gw yang harus buat jadwal :p). so, be kind to yourself.ini bakalan ngebatu loe buat fokus,man!
    4. Jangan memaksakan sesuatu yang gak bisa loe kerjakan. Di setiap kehidupan organisasi ataupun kuliah, kita selalu memiliku titik jenuh, nah itu yang harus loe waspadai. gak usah dihindari apalagi dipaksa diapus, bakalan susah, emang udah defaultnya. so, cari yang paling gampang adalah refresh your mind. Banyak cara yang bisa loe lakuin, ngaji kek(ciehh alim banget), tidur, maen bowling, ato apa aja terserah deh yang penting gak keluar jalur (ntar ditilang).
    5. Evaluasi and sharing di tiap aktivitas yang udah loe lakuin. ini bakalan ngebantu loe untuk ngukur sejauh mana lo udah melangkah. karena bakalan banyak masukan yang bisa loe pake buat bekal kedepannya
    6. Nah, yang terakhir paling penting neh (khusus buat sodara-sodara gw yang muslim), sesibuk apapun loe, jangan sampe ngelupain yang namanya sholat. gw jamin loe gak bakalan dapet apa-apa dari kegiatan yang udah loe lakuin kalo lo ninggalin sholat

semoga bermanfaat ….

5 Responses to “Kuliah atau Organisasi?”

  1. mayang adelia puspita 10 September 2007 at 6:48 148b #

    Sepakat!!!

  2. Rinds 19 September 2007 at 10:26 326b #

    Ooo….gitu!

  3. budi ciputra 27 November 2008 at 9:50 450b #

    ya bijaknya sih dua- dua nya jika kita sudah masuk di dalamnya.
    karena ketika kita memutuskan untuk masuk keduanya kita pun sudah melalui berbagai pertimbangan ….
    Akademis…itu memang tujuan utama kita sewaktu di kuliahkan dan itu merupakan tanggung jawab kita untuk menempuhnya dengan baik untuk hasil yang baik…
    Organisasi….ya itulah tujuan baik kita yang lain, yang mana banyak harapan – harapan yang baik yang nantinya kita dapatkan dari berorganisasi dan bisa dikatakan pembelajaran yang tidak kita dapatkan di akademis atau perkuliahan….
    jadi antara kuliah dan organisasi adalah suatu keputusan yang baik untuk sebuah wadah belajar dan untuk kita dapat mengembangkan diri menjadi lebih baik..
    Kuliah adalah masalah dan organisasi juga masalah…dan tinggal bagaimana kita menyikapinya…bagaimana kita bisa mengatur diantar keduanya dan itu pun demi tercapainya harapan kita yang tentunya baik untuk kita dan kita membutuhkannya…
    bukannya semakin banyak kita mendapat masalah dan kita mencoba melewatinya maka semakin banyak pula kita belajar darinya…karena hidup itu harus diuji dan tidak akan menuai kenikmatan kalau hanya dengan duduk santai dan bermalas – malasan tanpa adanya tantangan….
    untuk itu nikmatilah kesulitan dalam tantangan….

  4. stefan 29 December 2008 at 6:48 148b #

    oyi tok

  5. rudiharto 1 October 2011 at 10:30 630b #

    inilah kegelisahan yang mungkin banyak dirasakan mahasiswa. Dilema antara organisasi atau kuliah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: