Posted by: idur on: 7 December 2008
Perjalanan saya yang satu ini ke sebuah tempat yang cukup menarik bernama Vevey. Vevey merupakan kota kecil di Kanton Vaud yang terletak disebelah utara Danau Geneva. Bahasa resmi yang digunakan dikota ini adalah Bahasa Perancis. Perjalanan dari Kanton Fribourg, tempat saya tinggal ke Vevey memakan waktu kurang lebih 2 jam dengan menggunakan kendaraan pribadi. Kali ini saya diantar oleh seorang petani Swiss, Christian yang notabene adalah Host dari teman saya. Kami berangkat berempat kesana Christian, Ibnu, saya dan Siswanto, menggunakan jalur Autobahn (Jalan Tol) agar lebih cepat dan mudah.

wine garden vevey
Sebelum keluar dari Autobahn kami sudah bisa merasakan indahnya sekeliling vevey yang dibaluti tanaman anggur. Konon, Vevey adalah salah satu kota penghasil anggur terbaik di Swiss, dan juga murah seperti kata Christian. Tanaman Anggur ini ditaman dilahan yang memiliki kecuraman cukup tajam, mungkin sekitar 40 derajat, kendati begitu para petani anggur disini sangat berpengalaman, sehingga tidak menjadi masalah bagi mereka. Saya lebih terkagum- kagum lagi pada saat melihat hamparan kebun Anggur yang terbentang hijau serta dibawahnya adalah Danau Geneva. Diantara kebun anggur dan Danau itu dipisahkan oleh Jalan raya. Melihatnya dari tempat yang tinggi, rasa-rasanya sungguh luar biasa indahnya.
Disepanjang perjalanan menyusuri vevey, saya melihat cukup banyak juga rumah rumah besar disana. Maklumlah, vevey merupakan tempat favorit bagi banyak orang tidak terkecuali para orang kaya dunia. Beberapa artis terkenal pernah tinggal disana, seperti Charlie Chaplin (Komedian) dan Freddie Mercurie (Vokalis Queen) dan David Bowie. Tidak ketinggalan satu orang pembalap terkenal juga masih tinggal disana sampae saat ini, yaitu Michael Schumacher. Bahkan di Vevey sendiri kita bisa menemukan patung Charlie Chaplin dipinggiran danau. Selain itu Vevey juga merupakan kota dimana Markas penghasil makanan terbesar berada, Nestle.

Nestle
Kami berempat menyempatkan diri untuk berjalan jalan sebentar disekitar danau. Seperti kebanyakan tempar pariwisata di Swiss, biasanya setiap hari Minggu selalu ada parade sehingga disana banyak turis berkerumun. Setelah itu kami makan roti batu batu pinggiran danau sebelum akhirnya bergegas untuk pulang. Perjalanan pulang kami melewati Montreaux. Bagi anda penggemar fanatik musik Jazz, pasti tahu tempat ini. Yup, karena di kota ini tiap tahunnya diadakan Festival Musik Jazz tahunan, yang banyak dihadiri oleh musisi Jazz dunia. Hal lain yang menarik adalah Sebuah Casino di Montreaux pernah habis terbakar, yang pada saat itu kebetulan Ritchie Blackmore dan kawan kawan (Deep Purple) berada disana. Sehingga momen ini diabadikan oleh mereka ke dalam sebuah lagu berjudul “Smoke on the Water”
salam ukhuwah juga ima, wah jurnalist yah.. mangga teh ima maen lagi kapan-kapan ke blog
Hallu mas rudi,,
lama ga view blog-mu,,ad somethin anders ya,,
hehe,,layoutnya,,hip hip hura,,
aniwei,,,your article makes me tour to october 2007, hehe,,
8 December 2008 at 12:02 102b
lam ukhuwah, nemu di krwginfo.com