Posted by: idur on: 5 October 2008
Tembakau merupakan salah satu komoditas yang saat ini sedang ramai dibicarakan. Komoditas ini selalu saja menjadi kontroversial terutama jika dikaitkan dengan dunia kesehatan. Tapi terlepas dari itu semua, tembakau sebagai salah satu komoditi pertanian menjadi salah satu andalan pemasukan petani di Swiss. Sejak beberapa tahun lalu di Swiss, Parlemen mengadakan pembahasan ulang terhadap tanaman tembakau di Swiss, apakah bisa diteruskan atau dikurangi, atau bahkan mungkin ditiadakan. Namun berita terakhir yang saya tahu, Parlemen Swiss memutuskan bahwa pertanian tembaku di swiss boleh dilanjutkan kembali. Saya bisa mengerti keresahan para petani tembakau disini, karena sebagian besar penghasilan mereka berasal dari pendapatan tanaman tembakau mereka (sekitar 30-50%).
Tembakau telah ditanam di Swiss sekitar lebih dari 300 tahun yang lalu. Catatan pertama tentang adanya lahan tembakau ditemukan pada tahun 1680 di daerah Basel dan beberapa tahun kemudian di Kanton Tessin. Selama Perang dunia II, produksi tembakau lokal menjadi sangat penting, karena tidak ada impor dari negara luar Swiss. Dari tahun 1930 – 1946 lahan yang ditanami tembakau meningkat dari 780 Ha menjadi 1450 Ha. Setelah Perang, Lahan tersebut menurun lagi secara terus menerus. Pada tahun 2007 hanya 520 Ha yang tumbuh, utamanya pada pertanian keluarga dengan rata rata per petani memiliki 2 Ha. Lahan utama dari pertanian tembakau Swiss berada di area-area dimana penduduknya Berbahasa Perancis (90%). Kira- kira 80 % darilahan tersebut ditanami tembakau Burley dan 20% lainnya dengan tembakau flue-cured (virginia).
Produksi Tembakau di Swiss di koordinasi oleh Federal Custom Authority bukan oleh Federal Office of Agriculture seperti produk pertanian lainnya. Badan Federal mengatur industry manufaktur untuk pembelian komoditi tembakau maksimum 1000 Ha (berdasarkan undang undang tentang Perpajakan tembakau 641.311, pasal 27 dan 28). Berdasarkan konvensi terbaru natara SOTA (Lembaga Kerjasama Pembelian Tembakau Swiss) dengan SwissTabac (Federasi Petani tembakau Swiss) yang ditandatangani pada tahun 2003, lahan dan kuantitas lahan untuk tembakau Burley dan Virginia ditentukan setiap tahunnya.
Badan Federal menentukan harga tembakau berdasarkan tipe dan kualitasnya, juga biaya untuk pemrosesan tembakau. Ada tiga kebijakan yang mengatur tentang produksi tembakau, termasuk support fund dan prevention fund buat petani. Tiga kebijakan itu antara lain adalah:
Petani tembakau sebenarnya mendapatkan 80% pembayarannya satu bulan setelah dia mengirimkan tembakaunya ke SOTA, dan akan mendapatkan 20% dari sisa pada saat musim pembelian berakhir. Jika terjadi suatu hal, (misalnya penjualan rokok yang menurut tajam dan terlalu banyak tembakau) dan keuangan tidak mencukupi untuk membayar petani, cara pembayaran bisa berubah, dan jika diperlukan pengurangan harga sangat dimungkinkan.
Sejak musim tanam 2007, SwissTabac dan SOTA telah memulai system control yang ketat terhadap residu pestisida pada semua tembakau yang dikirim oleh petani; untuk menghindari kelebihan residu sesuai MRL (Maximum Residue Level) atau residu dari pestisida yang tidak terdaftar.
(as explained by Alber Gernot, Secretary General of SOTA)
28 January 2009 at 1:11 311b
lam kenal aja mas….